Buat apa sih kuliah?!

Bacaan wajib untuk semua mahasiswa baru!

Pidato Wisudawan Terbaik-Memukau Tetapi Sekaligus "Menakutkan"

Buka Mata ! Seperti inikah sistem pendidikan dasar di negara kita?

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 22 Desember 2012

Urgensi Softskill Untuk Masa Depan



Mahasiswa sebagai agent of change harus memiliki kemampuan dan keterampilan serta kepribadian yang tangguh, kuat, dan santun. Soft skill merupakan keterampilan yang dapat mementuk kepribadian seprti itu. Semakin banyak keterampilan halus (soft skil) yang dimiliki diharapkan semakin kuat kepribadian mahasiswa dalam menghadapi  semua tantangan pembelajaran di kampus, tantangan kerja, serta tantangan yang lain. Kadang-kadang apa yang diberikan di bangku kuliah tidak sepenuhny serasi dengan keutuhan dilapangan kerja, ketidakserasian ini disebabkan pendidikan didalam kelas yang lebih bertumpu pada hard skill. Untuk mengatasi maslah ini salah satu caranya adalah memberikan bobot yang lebih tinggi pada pengembangan soft skill , dan implementasinya dalam pembelajaran perlu dikembangkan.
                Di dalam persaingan seperti sekarang, kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki profesionalisme dan manajerial skill yang berbasis kemampuan sudah merupakan tuntutan. Terlebih di dunia kerja sekarang banyak dipengaruhi perubahan pasar, ekonomi dan teknologi. Tenaga kerja yang memiliki kecerdasan emosional sangat mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut disamping kecerdasan intelektual. Dari survey yang dilakukan Nasional Assosiation of Colleges and Employers USA (2002) terhadap 457 pimpinan perusahaan, kebanyakan dari mereka menyatakan bahwa indeks prestasi kumulatif tidak akan terlalu berpengaruh, melainkan kemampuan komunikasi,  kejujuran, kerjasama, motivasi, kemampuan beradaptasi dan kemampuan interpersonal dengan orientasi nilai pada kinerja yang efektif dimana semuanya ada dalam soft skill.
                Bukan berarti bahwa sekolah atau kuliah menjadi tidak penting. Namun, keseimbangan dari pertumbuhan hard skill dan soft skill akan membuat seseorang mengalami sukses lebih cepat dan lebih jauh dari kesuksesan yang hanya ditunjang oleh salah satu faktor tersebut. Perpaduan antara hard skill dan soft skill sangat diperlukan untuk meraih jenjang karir yang tinggi atau memperluas bisnis di masa depan.
                 Pelaksanaan pengembangan soft skill di kampus atau di sekolah tidak harus melalui perubahan kurikulum dengan menambahkan matakuliah sendiri untuk pengembangan keterampilan ini, namun dapat dilakukan juga dengan mengimplementasikan ini dalam kurikulum. Apabila atribut soft skill yang akan dikembangkan adalah kemampuan lisan, maka proses pembelajarannya dapat dilakukkan dngan metode diskusi, bermain peran, serta diskusi kelompok. Sedangkan untuk atribut soft skill kerja sama dapat dilakukkan dengan pemberian tugas kelompok. Selain itu, pengembangan atribut ini juga dapat dilakukkan dengan ikut kegiatan keorganisasian di kampus, atau lingkungan lainnya.
                Pada prinsipnya pengembangan soft skill  dapat dikembangkan melalui sisipan dalam berbagai mata kuliah, hanya tinggl memilih metode yang teat untuk itu. Kesuksesan dosen, mahasiswa, tenaga kerja, dan ainnya tidak hanya ditentukan hard skill, seperti keterampilan teknik, prestasi belajar, dan potens akademi umum, tetapi  juga dibutuhkan soft skill. Sehubungan dengan itu, mahasiswa harus lebih aktif berkegiatan positif dengan memanfaatkan ajang kreatifitas yang ada.